Pasti kenal dong sama naruto. To be honest he is one of my favourite character ! walau udah rada tua (29 tahun bo !) saya masih suka nonton kartun juga maen game. Setelah berpuluh-puluh episode naruto (juga avatar) saya tonton, tetep ga’ bosen
Menurut saya, ga semua film bagus.. yang cuma action aja kaya rambo kalah jauh sama Nagabonar jadi 2 yang lebih punya nilai.
Anyway.. lets talk about naruto.
Saya sangat suka naruto karena alur cerita kehidupannya yang keren abis. Perjuangannya mau jadi hokage dahsyat. DAN mirip banget dengan kehidupan kita saat ini. Yuk kita lihat…
SIAPA RIVALNYA NARUTO ? UCHIHA SASUKE !
Kalo dari kemampuan.. kita inget sasuke asalnya dari keluarga uchiha yang terkenal sebagai keluarga ninja paling top di konoha. Apa naruto minder ? nggak dong ! Yang naruto lakukan justru menjadikan sasuke rival berlatih, dia nggak mau kalah dan berlatih jauh lebih keras. Dengan usaha dan latihan keras naruto bisa punya rasengan yang selevel dengan chidori. Inget pas naruto ama sasuke latihan naik pohon ? saat sakura yang punya kemampuan mengendalikan chakra bisa jalan nempel di pohon dengan gampang, mereka berdua latihan abis-abisan dan akhirnya bisa !
APA CITA-CITA NARUTO ? HOKAGE !!
Kita tau dong hokage tuh jabatan nomor wahid di konoha. Hanya ninja dengan kemampuan dan integritas terbaik saja yang bisa jadi hokage. Ingat betapa dahsyatnya kemampuan hokage pas duel hokage gara-gara orochimaru mau menculik sasuke saat ujian chunin ? ga sembarang orang bisa jadi hokage. Naruto sejak kecil udah punya cita-cita yang tinggi… Dia nggak mau jadi ninja biasa-biasa aja, dia ingin jadi hokage untuk bisa melindungi konoha. Dahsyat kan !
SIAPA KECENGAN NARUTO ? SI CANTIK SAKURA !
Naruto udah seneng dan suka sama sakura sejak kecil, walau sakura suka sama sasuke yang jadi idaman hampir para pemudi konoha. Tapi kerennya, bagi naruto persahabatan jauh lebih penting dari pada ego untuk ‘memiliki’ sakura. Persahabatan dan rasa suka ini jadi semangat untuk bertempur habis-habisan melawan monster pasir yang disummon gaara. Kontrol ego yang sangat dahsyat ! rasa suka naruto nggak pernah bikin dia lupa tujuan dan cita-citanya jadi hokage.
RASENGAN !
Jurus dahsyat warisan hokage ini ternyata bisa dilatih naruto dengan sedikit kreatifitas (pake bantuan duplikat). Inget gimana naruto belajar tahap akhir rasengan ? Itu pas taruhan dengan calon hokage V, tsunade. Jika naruto menang maka tsunade bersedia jadi hokage kelima plus naruto dapet kalung punya adiknya tsunade. Naruto tidak menyerah !! walau dikasih batas waktu mepet, naruto latihan edan-edanan sampai ketiduran karena lelah di pinggir sungai. Dan dia berhasil !! walau belum sempurna, tsunade tergerak melihat semangat dan daya juang naruto yang begitu ingin jadi hokage.
UJIAN CHUNIN..
Ujian tulis chunin keren abis ! dan ternyata … yang diukur bukan kemampuan ngerjain soal TAPI kemampuan sebagai seorang ninja. Dan …. pada akhirnya kualitas utama yang dinilai adalah keyakinan dan keteguhan hati. Ujian tulis berhasil naruto lalui bekal semangat yang kuat dan pantang menyerah.
Ujian sparring. Masih sangat terbayang betapa dahsyatnya pertandingan sparring antar tim. Gaara vs Lee, dahsyat ! Lee yang Cuma bisa taijutsu berjuang begitu dahsyat dan tidak menyerah sampai detik terakhir.
Sangat-sangat banyak nilai yang membuat saya sangat suka sama film yang satu ini. Koleksi DVD naruto so pasti saya simpen baik-baik jangan sampai tergores supaya anak-ku nanti bisa nonton film yang sangat saya rekomendasikan ini. (kalo kita mau ngobrolin naruto yuk pas istirahat, I would love to do that ^^ )
Ok yang saya pengen sharing tuh seperti ini ….
Kenapa naruto bisa membuat hati kita tergerak ? karena naruto berbicara tentang hal yang sehari-hari kita alami sehingga kita benar-benar bisa menghayati dan merasa ada di konoha.
Pernahkah kita berkata :
“ wah.. saya nggak bakat matematika mah….”,
“ di keluarga saya juga semuanya pada nggak bakat ngerjain sosiologi !”,
“ Oo pantes aja dia pinter, lha wong dia orang kaya ! “,
“ saya nggak bisa matematika soalnya gurunya yang nggak enak-eun!”,
“ di sekolah lain…. Belajarnya ngak kayak sisini dih, pantea aja saya susah pinter!”,
dan ungkapan lainnya yang senada ?
Apakah seorang uzumaki naruto pernah bilang :
“yah.. saya mah emang ga punya bakat, gen ninja kelas bawah, ga punya kemampuan ?”,
“Pantas saja sasuke jago, dia kan keluarga uchiha.. saya kan yatim piatu!“,
“ini salahnya kakashi ! dateng telat terus, ngajar sambil baca cerpen !”,
“coba kalo saya orang desa sebelah, pasti saya udah jago !” ?
Tidak pernah !
Karena ucapan tadi adalah ucapan seorang pengecut ! yep P-E-N-G-E-C-U-T ! karena semuanya menyalahkan orang lain. Orang pengecut akan cari kambing hitam mulai dari situasi, teman, keluarga, bahkan tuhan pun kadang disalahkan “ kenapa ya saya dilahirkan ga’ punya bakat ngerjain trionometri ?!’
Coba deh perhatikan orang-orang disekitar kita… tilik-tilik, investigasi, dan simak baik-baik ucapan mereka. Banyak sekali orang akan melakukan B-E-J : Blame-Excuse-Justify yaitu menyalahkan situasi/orang lain, mencari-cari alasan, dan melakukan pembenaran.
Kita, sebagai orang konoha punya prinsip : BELAJAR, BUKAN MENYALAHKAN
Dalam setiap situasi, kita selalu bertanya : sudah belajar apa saya hari ini yang membuat saya menjadi orang yang lebih baik ?
apa yang harus saya perbaiki agar saya bisa mengerjakan soal dengan benar?
apa yang saya harus latih agar dapat mengerjakan dengan cepat?
bagaimana agar saya bisa mendapat 100 dalam matematika ?
usaha apa yang saya harus lakukan agar saya bisa sukses UAN ?
dengan pertanyaan seperti ini, maka … kita akan punya sikap positif dan produktif. Sikap ini memberikan kita arahan apa yang harus kita lakukan selanjutnya.
Prinsip kedua : MEMBERI = MENERIMA
Apa yang naruto lakukan agar dapat menguasai rasengan ?
Berlatih dengan sangat serius dan konsisten !
Naruto memberikan usahanya yaitu berlatih kemudian menerima hasilnya yaitu jurus rasengan. Prinsip yang simpel dan sangat sederhana …
Usaha apa yang telah kita lakukan untuk bisa lulus UAN ?
Ingat ! GIVE, memberi terlebih dahulu, baru menerima.
Jangan mimpi sakti tanpa berlatih..
Selanjutnya, SEMANGAT, SEMANGAT, SEMANGAT !
Diantara dua pilihan :
“ Daripada harus bekerja keras, lebih baik saya menyerah ”
Dan
“ Daripada menyerah, lebih baik saya bekerja keras “
Kira-kira yang hati kita pilih yang mana ? kalimat pertama atau kedua ?
Jangan buat pembenaran untuk menutupi KEMALASANMU !
Malu kalo baru belajar sedikit udah menyerah…
Saudara-saudara kita kebanjiran, ngungsi karena rumahnya tengelam masih terus berjuang untuk bisa hidup.
Ingat korban lumpur lapindo ? mereka masih berjuang SAMPAI SEKARANG !
Ada saudara kita yang kelaparan, .. dibandingkan mereka, kita yang masih bisa jajan batagor sangat-sangat beruntung.
Buka koran sekarang…. Lihat saudara kita yang sedang diuji dengan kesulitan dan kesempitan. Kita harus malu kalo belajar aja males ! manusia macam apa kita ?
Percayalah saat kita menghadapi tidak menyenangkan, berarti kita sedang tumbuh menjadi orang yang lebih baik.
Apakah berlatih menyenangkan ? tidak ! berlatih tuh cape ! tapi dengan latihan kita menjadi lebih kuat
Pilih belajar persamaan trigonometri apa nonton ayat-ayat cinta ama kecengan?
Saat UAN sudah dekat dan kita belum bisa persamaan trigonometri kita masih bolos dari pemantapan/les buat nonton ama kecengan.. berarti buodoh, nggak layak jadi warga konoha.
Kang.. kalo kecengannya masih manja-manjaan minta ditemenin ke mall nggak jelas jutrungannya…. Putusin aja. nggak layak! Nanti juga ketemu mahasiswi.
Teh, …kalo punya cowo masih ngajak pergi bareng nggak manfaat padahal kita mau belajar.. putusin aja! berarti tu orang lebih menting-ngin dirinya sendiri dibandingkan kita.
Kalo jomblo, berbahagia dan banggalah ! karena kita (elu kaja kali, gw nggak !-ruben banget) ngga perlu repot ama masalah nggak penting. Serius …. Pacaran bikin masalah dan palingan juga nggak lama bakal putus. (iya gitu ?)
Eh iya jeng… gini lo
Kadang orang nggak bisa nge-beda-in antara apakah si x mencintai kita atau mencintai dirinya sendiri. Tesnya gampang…
JIKA kita marah/kecewa karena pasangan kita nggak bisa nemenin nonton….
JIKA kita marah/kecewa karena nggak di telepon…
JIKA kita marah/kecewa karena hal-hal lainnya,…
Maka kita lebih cinta sama diri kita sendiri dibandingkan pasangan kita.
Kita merasa nggak seneng kalo pasangan kita tidak menyenangkan kita… ego kita bilang seperti ini. Sehingga kita secara disadari/nggak bakal saling menuntut ‘kamu harus bikin saya senang !’ kalo udah begini….. begitu si-X nggak bikin kita senang…. ya putus.
Coba perhatikan disekitar kita… banyak banget tipe pacaran saling menuntut seperti ini… jadi banyak BTnya, cape, dan nggak ada manfaat. Bilangnya aku mencintaimu padahal mah aku mencintai diriku, atau aku mencintaimu selama kamu menyenangkanku…. Nggak gw banget deh !. Mikir dulu dalem-dalem sebelum berani bilang aishiteru !
Sarannya… selama kita masih belajar mencintai dengan tulus.. mending fokus untuk melakukan hal yang benar dan penting sebaik mungkin detik ini. Masalah jodo mah… nggak usah khawatir,.. kecuali kalo lulus sma mau langsung nikah.
Lho.. kok dari naruto jadi kesini ?…. hmmm
Kembali ke poin utama…
Ujian chunin sebentar lagi, UAN didepan mata …
Warga konoha, persiapkan dirimu sebaik mungkin karena masa depanmu dan masa depan konoha lies on your shoulder.
Latihanmu akan berat, pasti berat, dan harus berat karena hanya dengan latihan yang berat kamu bisa selamat melalui ujian.
Sejarah mencatat orang orang hebat pasti melalui banyak kesulitan yang menempa mereka. Oleh karena itu lihat kesulitan sebagai tantangan dan sambut dengan semangat !
